Plt. Kepala Disnaker Buka Pelatihan Servis Sepeda Motor Konvensional, Dorong Lahirnya Mekanik Kompeten di Kota Bima
UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Bima resmi membuka Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Kejuruan Servis Sepeda Motor Konvensional, Kegiatan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 DIPA BPVP Lombok Timur. Pembukaan dilakukan langsung oleh Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bima Hj. Fitriani, SKM.,M.Kes di Workshop BLK Kota Bima pada Selasa, 28 Juli 2026.
Turut Hadir Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja H. Abdul Haris, Kepala Bidang Hubungan Industrial Azhar, SE, Kepala UPTD BLK Kota Bima Abdul Haris, S.Sos dan instruktur pelatihan dari SMKN 3 Kota Bima Herman, S.Pd.
Pelatihan ini diikuti oleh 16 orang peserta dari berbagai kecamatan di Kota Bima. Selama 28 hari ke depan, peserta akan dibekali materi teori dan praktek langsung tentang perawatan, perbaikan ringan, dan trouble shooting sepeda motor konvensional.
Dalam sambutannya, Plt. Kepala Disnaker menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan upaya pemerintah dalam mencetak tenaga kerja terampil dan siap kerja. "Sepeda motor adalah kendaraan yang paling banyak digunakan masyarakat. Kebutuhan mekanik yang kompeten juga sangat tinggi. Melalui pelatihan ini kami ingin melahirkan mekanik-mekanik baru yang punya skill, punya sertifikat, dan siap membuka usaha sendiri". Ujarnya.
Beliau juga menekankan agar peserta serius belajar memanfaatkan pelatihan untuk mengasah skill, tidak perlu memikirkan sarana praktek dan konsumsi selama pelatihan berlangsung, " Bahan praktek sudah disediakan semua oleh BLK, begitu juga dengan makan dan minum semua sudah disiapkan, kalian hanya fokus belajar saja". Kata Hj.Fitriani.
Plt. Kepala Disnaker berharap lulusan pelatihan ini dapat terserap di bengkel-bengkel dan menjadi wirausaha bengkel mandiri.
Sementara itu, Kepala UPTD BLK Kota Bima mengatakan pelatihan ini merupakan bentuk investasi pemerintah kepada masyarakat. Ia berharap peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan kedisiplinan, semangat belajar, integritas, dan kemauan untuk terus miningkatkan kemampuan diri. Pihak BLK juga siap memfasilitasi sarana praktek dan instruktur yang bersertifikat agar proses pelatihan berjalan maksimal.
Dengan adanya pelatihan ini, Disnaker Kota Bima menargetkan berkurangnya pengangguran dan meningkatnya jumlah wirausaha baru di bidang otomotif.**